Dinas Kesehatan Fasilitasi “Sosialisasi Layanan Stroke Check Up”

By Kabupaten Solok 21 Nov 2018, 15:19:17 WIBKesehatan

Dinas Kesehatan Fasilitasi “Sosialisasi Layanan Stroke Check Up”

Keterangan Gambar : Drs. aliber Mulyadi, MM saat menyampaikan sambutannya


Arosuka-Kominfo. Dinas Kesehatan Kabupaten Solok memfasilitasi acara sosialisasi mengenai Layanan Stroke Check Up (SCU) yang diadakan oleh  Rumas Sakit Stroke Nasional (RSSN)  Bukittinggi. Bertempat di Ruangan Solok Nan Indah Kantor Bupati Solok, Rabu (21/11),  hadir membuka acara Bupati Solok yang diwakili Asisten Koordinator Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Aliber Mulyadi, MM, para Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD beserta Camat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Solok.

Kepala Dinas Kesehatan Dr. Sri Evianti, M.kes saat menyampaikan sosialisasi layanan stroke check up 

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Sri Evianti, M.kes menyampaikan sosialisasi layanan stroke check up ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Bukittinggi dalam menyikapi penyakit stroke, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup sehat. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat meningkatkan derajat kesehatan tidak hanya di bidang kuratif dan rehabilitatif, juga di bidang preventing dan promotif dalam peningkatan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Indonesia,” demikian ungkap Sri Evianti dalam laporannya. Lebih lanjut Sri Evianti menambahkan, jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi SCU ini berjumlah 100 orang, yang terdiri dari para Staf Ahli Bupati, para Asisten, para Kepala SKPD, para Camat, Direktur RSUD Arosuka, para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Solok, Kepala Labkesda dan IFK beserta jajarannya.

Bupati Solok melalui Drs. aliber Mulyadi, MM dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah khususnya bidang kesehatan, mencanangkan visinya melalui 3 pilar yaitu paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional. Di Indonesia target dari universal health coverage adalah tahun 2019. Diharapkan seluruh masyarakat Indonesia memiliki jaminan kesehatan nasional. Melalui ketiga pilar ini dengan lebih meningkatkan program promotif dan preventif, seperti penyuluhan serta deteksi dini penyakit tidak menular pada fasilitas kesehatan tingkat pertama, maka kita akan mampu menemukan penyakit hipertensi dan kancing manis secara dini, sehingga tidak menjadi pemicu penyakit stroke dan jantung koroner.

“Penyakit stroke dan jantung koroner masih merupakan penyakit penyebab tingginya angka kematian. Oleh karena itu perlu dikenali dan diketahui dengan baik sebagaimana tanda dan gejalanya, sehingga kualitas hidup manusia bisa lebih ditingkatkan. Saya menyambut baik dan mengucapkan terimakasih kepada RSSN Bukittinggi yang telah mengadakan sosialisasi Stroke Check Up, dengan demikian diharapkan nantinya penyakit stroke dapat dideteksi lebih dini dan dapat ditanganinya lebih awal,” ungkap Bupati di akhir sambutannya.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Jejak Pendapat

Bagaimana Pendapat anda tentang pelayanan publik di kabupaten solok?
  Sangat Buruk Sekali
  Kurang
  Cukup
  Baik
  Sangat Baik Sekali
  sangat bagus sekali

Komentar Terakhir

  • amamubleuwi

    http://doxycycline-cheapbuy.site/ - doxycycline-cheapbuy.site.ankor <a ...

    View Article
  • build item hanzo

    alhamdulillah, lancar terus pak ...

    View Article
  • Mens Flight Black Multi Pockets Leather Jacket

    I read this article. such an amazing article it is. Thanks for sharing ...

    View Article
  • Elldalt

    Online Amoxicillin Order Polar Meds <a href=http://cialicheap.com>cialis from ...

    View Article