Arsip Depo Dibawah 10 Tahun Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Dimusnahkan

By Kabupaten Solok 22 Sep 2020, 08:19:41 WIBPemerintahan

 Arsip Depo Dibawah 10 Tahun Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Dimusnahkan

Keterangan Gambar :  Arsip Depo Dibawah 10 Tahun Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Dimusnahkan


 

 

(Arosuka)- Kominfo. Bertempat di Depo Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Koto Baru, telah dilaksanakan pemusnahan arsip berdasarkan hasil penilaian panitia arsip urusan keuangan yang sudah memenuhi persyaratan untuk dimusnahkan sesuai dengan Jadwal Retensi Arsip (JRA) di bawah 10 tahun pada Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Rabu (02/09). Pelaksanaan pemusnahan arsip ini dihadiri oleh Bupati Solok H. Gusmal, SE. MM dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah Aswirman, Kepala Dinas Perpustakaan Nofiarman, Para kepala SKPD terkait, dan Kepala Bagian Humas Syofiar Syam.

Aswirman menjelaskan dalam laporannya bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan pendataan dan penataan arsip yang berpedoman kepada JRA di unit kearsipan. Aswirman juga memberikan penilaian terhadap arsip yang berada pada unit kearsipan, yang bertujuan untuk mendapatkan arsip yang memiliki nilai guna dan tidak memiliki nilai guna. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah atau volume arsip yang berada di depo arsip.

Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan dalam pasal 50 pemindahan Arsip inaktif dari unit pengelola ke unit kearsipan sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 ayat (1) pemusnahan arsip dimaksud dalam pasal 49 huruf b dilakukan terhadap arsip yang tidak memiliki nilai guna, telah habis retensinya dan keterangan dimusnahkan berdasarkan JRA, tidak ada peraturan perundang-undangan yang melarang dan tidak berkaitan dengan penyelesaian proses suatu perkara. Ayat (2) pemusnahan Arsip sebagaimana di maksud pada ayat (1) wajib dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang benar dan pada ayat (3) pemusnahan Arsip sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) pada pecipta arsip merupakan tanggungjawab pimpinan pecipta arsip yang bersangkutan.” Demikian ungkap Aswirman menjelaskan dasar hukum pelaksanaan kegiatan pemusnahan arsip tersebut.

Dalam sambutannya Bupati Solok H. Gusmal SE, MM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang terkait dalam kegiatan pemusnahan arsip di depo arsip oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Hasil penilaian panitia arsip, untuk jumlah arsip yang dimusnahkan dilaksanakan secara keseluruhan secara pencacahan atau pembakaran berjumlah 319 jenis arsip dan 11.811 eksemplar. Sedangkan daftar jumlah arsip permanen yang ditemukan dari hasil penilaian unsur keuangan pada Sekretariat Daerah sebanyak 503 jenis arsip.

Bupati juga meminta kepada seluruh SKPD untuk melaksanakan penyusutan arsip dengan mengacu pada Peraturan bupati Solok Nomor 36 Tahun 2018 tentang Jadwal Retensi Arsip Fasilitatif dan Subtantif Pemerintah Kabupaten Solok. Waktu penyimpanan arsip aktif, inaktif keterangan yang berisi dimusnahkan atau dipermanenkan dapat digunakan sebagai pedoman penyusutan dan penyelamatan arsip. Untuk SKPD yang telah diterbitkan JRA-nya Bupati meminta untuk segera memindahkan arsip statisnya yang berketerangan permanen ke Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Solok.

Adapun peserta pemusnahan arsip ini terdiri dari panitia penilaian arsip sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, unsur pecipta arsip, Inspektorat dan Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah. untuk pelaksanaan kegiatan penilaian arsip tersebut sebelumnya telah dilaksanakan mulai pada tanggal 12, 14 dan 17 Februari 2020. (admin)

 

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment