Video Conference Evaluasi New Normal di Sumatera Barat

By Kabupaten Solok 09 Jul 2020, 15:17:41 WIBPemerintahan

 Video Conference Evaluasi New Normal di Sumatera Barat

Keterangan Gambar :  Video Conference Evaluasi New Normal di Sumatera Barat


 

            (Arosuka)-Kominfo. Pemerintah Kabupaten Solok yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Aswirman, SE, MM, didampingi oleh Asisten Eksbangkesra Medison, S.Sos, M.Si, Kadis Pendidikan Zulkisar S.Pd, MM, Kadis Pariwisata Nasripul Romika, beserta Kepala SKPD terkait mengikuti video conference Evaluasi pelaksanaan tatanan normal baru produktif dan aman covid-19 (TNB-PAC) di Guest House Arosuka, pada Senin (06/07). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Propinsi Sumatera Barat yang dipimpin oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit, didampingi Asisten 3 Propinsi Sumbar, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pendidikan, para Kepala Dinas terkait lainnya, serta juga diikuti oleh Bupati/Wali Kota se-Sumatera Barat.

Vidcon kali ini membahas beberapa agenda penting seperti kajian epidemiologi Covid-19, dan evaluasi pelaksanaan TNB-PAC di Sumbar. Selain itu juga dibahas mengenai tindakan pengendalian Covid-19 dimasa TNB-PAC, serta kebijakan terhadap proses belajar mengajar di tahun ajaran 2020/2021. Irwan Prayitno dalam arahannya menyebutkan beberapa kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Propinsi Sumbar, diantaranya adalah mengendalikan pertumbuhan Covid-19, serta memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Selain itu juga menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan memastikan kondisi tetap kondusif dan aman dari Covid-19. Kebijakan PSBB yang diterapkan, diharapkan mampu menekan penularan Covid-19, namun disisi lain juga menyebabkan berbagai aspek kehidupan ikut terdampak sehingga relaksasi penerapan PSBB bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.Kebijakan kita tentu sesuai dengan arahan dari pusat dengan melihat situasi di lapangan, serta masalah yang kita hadapi”, ujar Irwan disela sambutannya. Irwan menilai bahwa, penguasaan dan pemahaman terhadap suatu masalah akan menentukan tepat tidaknya kebijakan dan juga akan membawa kita berhasil atau tidak dalam menyelesaikan suatu masalah. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan Covid-19 ini harus tetap dilakukan di setiap kabupaten/kota yang ada di Sumbar.

Disisi lain, kebijakan terhadap proses belajar mengajar menyambut tahun ajaran 2020/2021 yang akan dimulai 13 Juli mendatang, harus dibahas secara matang. Untuk itu, Gubernur juga menerima masukan dari Bupati/Wali Kota mengenai langkah dan metode pembelajaran yang akan diterapkan di daerahnya masing- masing, dan hasilnya akan diputuskan sebelum tanggal 13 Juli 2020 ini. (admin)

 

 

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment