Pengukuhan Penggiat Anti Narkoba

By Kabupaten Solok 10 Des 2019, 15:33:15 WIBSosial

 Pengukuhan Penggiat Anti Narkoba

Keterangan Gambar : Pengukuhan Penggiat Anti Narkoba


 

            (Arosuka)-Kominfo. Bupati Solok yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Solok Junaidi, S.Sos, secara resmi membuka acara Kampanye sekaligus Pengukuhan Penggiat Anti Narkoba, di MAS Nurul Amal Cupak, Minggu (08/12). Turut hadir Kepala BNNK Kabupaten Solok Azisurahman, S.Sos, Forkompimcam Kecamatan Gunung Talang, Wali Nagari Cupak H. Deki, SH, serta para Penggiat Anti Narkoba. Peserta kegiatan ini berjumlah lebih kurang 200 orang peserta.

Davit Sihotang, A.Ks selaku panitia pelaksana dalam laporannya menjelaskan, maksud dari kegaiatan ini adalah untuk meningkatkan daya tangkal masyarakat akan penyalahgunaan narkotika. Tujuan lainnya adalah agar terciptanya masyarakat yang memiliki peran untuk menumbuhkembangkan karakter anti narkoba, serta terciptanya lingkungan pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Selain itu juga sebagai upaya untuk membentuk jejaring sosial kemasyarakatan yang solid dan mampu menangkal segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Davit menyebutkan pelaksanaan kegiatan diseminasi informasi ini, dilakukan melalui kampanye dan pengukuhan kelompok penggiat anti narkoba Nagari Cupak serta Launching Nagari Bersinar. Dalam acara pengukuhan ini juga dilakukan penyerahan SK kelompok penggiat anti narkoba dan penyematan pin penggiat anti narkoba, dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 53 orang.

 

Azisurahman, S. Sos menjelaskan bahwa, BNNK telah memilih penggiat anti narkoba yang berasal dari tokoh-tokoh masyarakat, seperti Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang dan Tokoh Pemuda.Saat ini, BNNK Kabupaten Solok baru bisa membentuk enam kelompok penggiat anti narkoba di Nagari Lolo, Surian, Koto Baru, Saniang Baka, Cupak, dan Singkarak. Nagari yang dipilih untuk membentuk kelompok penggiat narkoba yaitu nagari yang rawan akan penyalahgunaan narkoba. Azisurahman juga menyebutkan bahwa, BNNK sudah melakukan sosialisasi ke 30 nagari, dan melakukan enam kali penangkapan, serta sudah merehabilitasi 62 orang pecandu narkoba. Diakhir sambutannya Azisurahman menyampaikan, rehabilitasi tidak dibebankan biaya, tapi hanya biaya untuk transportasi dari tempat asal ke tempat rehabilitasi.

Junaidi, S.sos diawal sambutannya mengapresiasi terhadap kelompok penggiat anti narkoba. Junaidi berpesan kepada para penggiat anti narkoba yang telah dikukuhkan, akan mengemban tugas yang berat, untuk itu perlu mempunyai program kerja yang jelas. Junaidi menilai, kegiatan ini merupakan sebuah terobosan baru, karena baru ada beberapa nagari yang mempunyai kelompok penggiat anti narkoba di Kabupaten Solok. Junaidi meminta kepada pemerintah nagari untuk berkonsultasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN), agar menganggarkan dana dalam pelaksanaan kegiatan nagari bersinar dan kelompok penggiat anti narkoba. (admin)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Jejak Pendapat

Bagaimana Pendapat anda tentang pelayanan publik di kabupaten solok?
  Sangat Buruk Sekali
  Kurang
  Cukup
  Baik
  Sangat Baik Sekali
  sangat bagus sekali

Komentar Terakhir

  • iugoixe

    http://mewkid.net/who-is-xandra/ - Buy Amoxil <a ...

    View Article
  • hehhlata

    http://mewkid.net/who-is-xandra/ - Amoxicillin 500mg Capsules <a ...

    View Article
  • azesixuvi

    http://mewkid.net/who-is-xandra/ - Amoxicillin 500mg Capsules <a ...

    View Article
  • onabafelado

    http://mewkid.net/who-is-xandra/ - Amoxicillin 500mg Capsules <a ...

    View Article