Perdana Launching BLT Dana Desa Masyarakat Terdampak Covid-19  di Kecamatan Bukit Sundi 

By Kabupaten Solok 12 Mei 2020, 18:59:57 WIBPemerintahan

Perdana Launching BLT Dana Desa Masyarakat Terdampak Covid-19   di Kecamatan Bukit Sundi 

Keterangan Gambar : Bupati Serahkan BLT Dana Desa Kepada Masyarakat Bukit Sundi


 

            (Arosuka)- Kominfo. Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Desnadefi Gusmal, bersama Kepala DPMD Propinsi Sumbar Drs. H. Syafrizal, MM, tampak hadir di Kantor Camat Bukit Sundi, dalam rangka launching penyerahan perdana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2020 di Kabupaten Solok, Senin (11/05). Turut hadir Asisten Eksbangkesra Medison, S.Sos, M.Si, Kepala DPMN Kabupaten Solok Ferisnovel, S.IP, M.Si, Kasat Pol PP Damkar Drs Efriadi, MM, Camat Bukit Sundi H.N Efiyardi, Kabag Humas Syofiar Syam, S.Sos, M.Si, Kapolsek dan Danramil Bukit Sundi, Wali Nagari Parambahan,  Kinari, dan Bukit Tandang, serta perwakilan masyarakat penerima manfaat dari tiga nagari.

Bupati Bersama Jajaran Pemda Kabupaten Solok saat Launching BLT-DD di Bukit Sundi

 

           Syafrizal diawal sambutannya memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, yang telah menyelesaikan percepatan penyaluran BLT -DD di Kabupaten Solok. Syafrizal menyebutkan bahwa, Kabupaten Solok merupakan kabupaten ke-5 yang sudah menyelesaikan percepatan penyaluran BLT-DD dari 19 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Barat. Tujuan dari penyaluran BLT-DD adalah rangka mengurangi beban masyarakat yang terkena dampak covid-19. “Bila masih ada masyarakat miskin/yang terkena dampak covid-19, namun belum tercatat atau belum masuk data penerima bantuan, untuk melapor kepada wali nagari agar bisa diusulkan untuk penambahan data ke kabupaten, provinsi maupun ke pusat”, jelas Syafrizal. Diakhir sambutannya, Syafrizal juga menyebutkan bahwa, penyaluran untuk tiga nagari kali ini, yaitu Nagari Kinari, Nagari Parambahan dan Nagari Bukit Tandang.

Bupati Saat Menyampaikan Arahannya terkait BLT-DD 

 

“Saya sangat berterimakasih kepada camat, wali nagari beserta perangkat nagari, anggota BPN, tokoh masyarakat dan relawan yang tergabung dalam satgas efektif percepatan penanganan covid-19 di nagari, serta para pendamping P3MD Kabupaten Solok yang telah bekerja keras untuk memenuhi segala prosedur agar BLT-DD ini, agar dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya”, sambut Bupati. Selanjutnya, Bupati menjelaskan, sasaran penerima BLT-DD ini adalah keluarga miskin non Program Keluarga Harapan (PKH) atau non Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kehilangan mata pencarian, belum terdata dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis serta bukan keluarga penerima BLT dari Kemensos dan BLT Provinsi. Jangka waktu dan besaran BLT-DD yaitu diberikan selama 3 bulan, terhitung sejak bulan April 2020 dengan besaran Rp. 600.000-perbulan/KK.

Hingga saat ini, sudah 49 nagari yang siap untuk menyalurkan BLT senilai 15,1 Miliar untuk 8.398 KK, sementara 35 nagari lainnya masih melakukan pendataan. Adapun yang akan di launching kali ini adalah untuk tiga nagari di Kecamatan Bukit Sundi yaitu; Nagari Kinari, Nagari parambahan dan Nagari Bukit Tandang dengan nilai Rp.734 juta untuk 408KK dengan rincian; Nagari Kinari sebesar 297 Juta Rupiah untuk 165 KK, Nagari Bukit Tandang 243 Juta Rupiah untuk 135 KK , dan Nagari Parambahan 194 juta Rupiah untuk 108 KK.

“Saya berharap kepada wali nagari untuk menyalurkan BLT-DD ini dilakukan dengan transparan, tepat sasaran, sesuai dengan hasil pendataan, tanpa ada pemotongan sedikitpun, serta dilakukan tanpa mengumpulkan orang banyak dan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian serta rasa tanggungjawab”, tegas Bupati. Selanjuntnya, agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari, Bupati berpesan agar seluruh administrasi terkait BLT-DD ini betul-betul dilengkapi, seperti tanda terima dari masyarakat harus ditanda tangani oleh yang menerima.

Sedangkan untuk penyaluran BLT-DD tahap berikutnya Bupati menyarankan agar dilakukan secara non tunai dengan bekerja sama dengan perbankan yang bersedia untuk menyalurkan BLT-DD ini.

Diakhir sambutannya, Bupati juga meminta masyarakat untuk mematuhi PSBB yang sudah diperpanjang oleh Pemerintah Propinsi Sumbar dan disetujui oleh forkopimda serta bupati/wali kota se-Sumatera Barat sampai tanggal 29 Mei 2020 mendatang, dengan tetap dirumah saja, kalaupun ada keperluan yang sangat mendesak keluar rumah harus menggunakan masker. (admin)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment