Sosialisasi dan Singkronisasi Kegiatan LKAAM Kabupaten Solok

By Kabupaten Solok 29 Jul 2020, 16:02:51 WIBAdat & Agama

Sosialisasi dan Singkronisasi Kegiatan LKAAM Kabupaten Solok

Keterangan Gambar : Sosialisasi dan Singkronisasi Kegiatan LKAAM Kabupaten Solok


 

 

            (Arosuka)-Kominfo. Bertempat di Guest House Arosuka, Bupati Solok yang juga sekaligus Ketua Umum LKAAM Kabupaten Solok H. Gusmal, dt. Rajo Lelo, SE, MM membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan singkronisasi kegiatan LKAAM Kabupaten Solok dengan LKAAM Kecamatan dan KAN se-Kabupaten Solok, pada Sabtu (25/07). Turut hadir para Pengurus LKAAM Syahrial dt. Bandaro Hitam, Kadis Pariwisata Nasripul Romika, Sekretaris umum LKAAM Reflidon, serta para peserta kegiatan yang berasal dari pengurus LKAAM Kecamatan dan KAN Nagari se Kabupaten Solok.

Dalam laporannya Reflidon menyebutkan, peserta kegiatan kali ini, berasal dari LKAAM Kecamatan, KAN Nagari dari 4 Kecamatan diantaranya; Kecamatan Bukit Sundi, Tigo Lurah, Lembang Jaya dan Lembah Gumanti dengan jumlah peserta 40 orang . Kegiatan ini terlaksana dilatarbelakangi oleh persoalan adat antara pemerintah daerah dan pemerintah nagari yang selama ini sering berbenturan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan persoalan yang ada di nagari dapat diselesaikan dengan baik. Diakhir kegiatan akan dilaksanakan Pengukuhan LKAAM Kecamatan secara simbolis oleh Bupati Solok.

Gusmal diawal sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua pihak, dalam rangka berdiskusi meningkatkan peran Ninik Mamak dalam proses pembangunan daerah di Kabupaten Solok . Dalam situasi Covid-19 saat ini, pelaksanaan kegiatan akan dilakukan secara bertahap. Bupati meminta kepada semua pihak untuk terus memperkuat diri di Kerapatan Adat Nagari. Semua pengurus pamangku kepentingan harus menguasai/memahami ilmu tentang adat itu sendiri, baik adat nan sabatang panjang maupun adat salingka nagari serta peraturan perundang-undangan tentang adat. Karena organisasi yang kaku tidak bisa menyelesaikan masalah yang timbul di tengah masyarakat khususnya terkait permasalahan tentang adat, maka dari itu fungsi KAN sangat penting. Bupati mengingatkan, kepada para pemangku adat bahwa sekarang ini  merupakan zaman modernisasi, maka dari itu, para pemangku adat diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkannya dalam hal yang positif.Marilah kita berdiskusi dan berdialog dalam rangka mencari solusi dari berbagai permasalahan yang terjadi di nagari dan menghasilkan solusi dan aturan yang akan kita bawa ke pemerintahan”, jelas Bupati diakhir sambutannya. (admin)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment