Bupati Sampaikan Nota Pengantar Ranperda RPJMD Kabupaten Solok Tahun 2021-2026

By Pemerintah Daerah Kabupaten Solok 26 Jul 2021, 20:26:36 WIB Pemerintahan
Bupati Sampaikan Nota Pengantar Ranperda RPJMD Kabupaten Solok Tahun 2021-2026

Keterangan Gambar : Sampaikan Nota Pengantar Ranperda RPJMD Kabupaten Solok Tahun 2021-2026


       

(Arosuka)-Kominfo. Bupati Solok Epyardi Asda, M.Mar menghadiri Rapat Paripurna di ruang sidang DPRD Kabupaten Solok, dengan agenda penyampaian nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, Senin (26/07/21). Agenda rapat paripurna ini didasarkan pada hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Solok Nomor 176/10/Bamus-DPRD/2021 tanggal 5 Juli 2021.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, untuk menjalankan tugas dan fungsinya, pemerintah daerah memerlukan perencanaan mulai dari perencanaan jangka panjang, perencanaan jangka menengah sampai dengan rencana kerja, yang substansinya saling berkaitan satu sama lain. Penyusunan RPJMD diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

Baca Lainnya :

“Ranperda Kabupaten Solok tentang RPJMD tahun 2021-2026, merupakan penyempurnaan rancangan sebelumnya, setelah mendapat masukan dari proses pembahasan rancangan awal dengan DPRD, melalui musrenbang, dan hasil konsultasi dengan Gubernur melalui Bappeda Propinsi Sumbar” papar Bupati menjelaskan. Berdasarkan tahapan yang telah dilakukan dalam penyusunan RPJMD tersebut menunjukkan bahwa, RPJMD memiliki nilai -nilai strategis dan politis diantaranya : RPJMD merupakan wadah bagi Kepala Daerah terpilih untuk merealisasikan janji yang telah disampaikan semasa kampanye kepada masyarakat. Selain itu RPJMD merupakan pedoman pembangunan selama 5 tahun, dan merupakan pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan Daerah (RKPD). Tak hanya sampai disitu, Bupati juga menyebutkan RPJMD juga merupakan instrument pengendalian bagi Satuan Pengawas Internal (SPI) dan Berenlitbang, serta instrument dalam mengukur tingkat pencapaian Kepala Daerah selama lima tahun.

“Kami bertekad pada tahun 2025 nanti, indikator pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran, Gini Ratio, dan pendapatan perkapita Kabupaten Solok, tidak lagi berada pada peringkat yang rendah seperti data pada tahun 2020” tegas Bupati. Ia juga mengatakan tidak hanya bercita-cita mengangkat posisi Kabupaten Solok yang berada pada peringkat bawah. Akan tetapi berupaya mencapai posisi peringkat di atas rata-rata di Sumatera Barat. lebih jauh Ia menjelaskan untuk mewujudkan hal tersebut, seperti yang tertuang dalam visi mambangkik batang tarndam menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumbar, dijabarkan ke dalam enam misi yaitu mengelola anggaran berbasis kebutuhan rakyat, meningkatkan infrastruktur yang berkeadilan, meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian, UMKM, perdagangan dan pariwisata, meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, mewujudkan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, dan meningkatkan tatanan hidup masyarakat berlandaskan adat basandi syara'-syara basandi kitabullah (ABS-SBK). Selanjutnya misi tersebut telah dirumuskan menjadi 6 tujuan ,19 sasaran, 74 strategi, 162 arah kebijakaan dan 161 program.

Kemudian Bupati menambahkan untuk pelaksanaan seluruh agenda pemerintah daerah yang telah dilaksanakan tersebut, didukung dengan estimasi/proyeksi kerangka pendanaan tahun 2021 sebesar Rp.1,2 Triliun dengan proyeksi menggunakan pendekatan forecasting, dan pertumbuhan rata -rata sampai 2026 sebesar +- 1%. Bupati berharap hal ini dapat memberikan solusi atas beragam keterbatasan yang dimiliki, dan mampu melahirkan perencanaan yang lebih strategis, sinergi dan tepat sasaran. ”Pada kesempatan ini saya mengajak dan mendorong Anggota DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta semua pihak, untuk bersama-sama berkontribusi demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Solok.  Apa yang diamanahkan masyarakat Kabupaten Solok kepada kita semua dapat diwujudkan, sehingga masyarakat benar-benar dapat merasakan program pemerintah yang menyentuh dan berdampak langsung kepada masyarakat Kabupaten Solok,” ujarnya mengakhiri.

Tampak hadir dalam rapat Plh. Sekretaris Daerah Edisar SH, M.Hum, Wakil Ketua DPRD Ivoni Munir S.Farm Apt. beserta anggota DPRD, Sekretaris Dewan Muliadi Marcos, SE, MM, unsur forkompimda Kabupaten Solok, dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. (admin)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment